Motivasi hidup dan cinta

Waspada Spare Part Imitasi! Intip Tips Memilih Suku Cadang Asli, Yuk!


Waspada Spare Part Imitasi! Intip Tips Memilih Suku Cadang Asli, Yuk!

Spare part merupakan salah satu kebutuhan yang tidak bisa dipisahkan dari kendaraan pribadi Anda. Seiring pemakaian yang terus menerus, penggantian komponen sepeda motor dengan suku cadang asli wajib dipertimbangkan. Pasalnya, peredaran barang imitasi di pasaran cukup menyulitkan konsumen memilih komponen asli atau palsu.

Lalu, bagaimana cara mengenali suku cadang asli dan imitasi tersebut? Berikut 4 hal yang harus Anda teliti sebelum membeli!

  1. Perhatikan harga yang ditawarkan
Langkah pertama membedakan produk spare part asli dan imitasi bisa Anda lihat dari harga yang ditawarkan. Biasanya harga yang ditawarkan memang lebih murah dibandingkan produk yang asli. Dewasa ini, konsumen memang sedikit kesulitan mendeteksi suku cadang asli dan palsu karena bandrol harga produk palsu dibuat hampir mirip dengan produk asli.

Namun, sebaiknya Anda langsung curiga jika mendapatkan penawaran harga komponen motor lebih murah dari harga asli. Apalagi harga yang diberikan tersebut tanpa adanya potongan harga atau diskon tertentu.

  1. Nomor seri terdaftar
Para pemalsu suku cadang memang tidak kehilangan akal untuk melakukan penipuan produk dengan membuat komponen yang hampir sama. Produk imitasi dibuat hampir sama persis mulai dari kemasan, tulisan, warna  hingga logo SNI palsu. Pastikan Anda selalu mengecek nomor seri resmi yang ada pada suku cadang tersebut. Nomor seri bisa langsung dicocokkan dengan nomor seri yang terdaftar pada katalog resmi Yamaha.

Jika Anda tidak bisa menemukan nomor seri yang cocok atau penjual tidak bisa menjelaskan masalah nomor seri ini, sebaiknya Anda tidak melanjutkan transaksi jual beli dengan penjual bermasalah tersebut ya!

  1. Memiliki kemasan tebal serta berhologram
Perbedaan mencolok yang bisa Anda jadikan referensi sebelum tergoda membeli suku cadang adalah memperhatikan kemasan dan hologram yang ada. Spare part motor asli bakal dilengkapi dengan hologram yang sulit dirusak atau terkelupas. Hal ini jelas berbeda dengan produk palsu yang menggunakan hologram namun berbahan stiker alias mudah sekali lepas.

Tak hanya memiliki hologram saja, kemasan produk lebih tebal, halus dan tulisan tidak terlihat kusam atau berwarna terang. Selama Anda memperhatikan kemasan suku cadang ini, risiko membeli produk imitasi tentu bisa diminimalisir dengan baik.

  1. Memiliki bahan yang berkualitas
Hal paling mencolok yang bisa Anda lihat antara produk asli dengan produk palu terletak pada bahan penusun. Bahan utama produk asli menggunakan bahan baja berkualitas sedangkan produk imitasi hanya menggunakan produk dari bahan besi biasa.

  1. Memilih jaringan resmi Yamaha
Untuk mendapatkan spare part resmi, sebaiknya senantiasa membeli produk berkualitas di bengkel resmi Yamaha. Selain itu, Anda juga bisa melakukan pembelian secara online. Tak perlu bingung lagi untuk para konsumen setia Yamaha yang ingin mengganti suku cadang motor kesayangan sebab PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menerbitkan apliaksi khusus.

Aplikasi ini akan mempermudah konsumen memilih jenis dan harga suku cadang kendaraan Yamaha Anda. Kemudahan yang ditawarkan oleh pihak Yamaha ini sebagai langkah konkrit menghapus pemalsuan produk. Anda bisa langsung mengunduh aplikasi yang bisa dibuka pada sistem operasi iOS atau Android di ponsel pintar. Unduh saja aplikasi ini di Google Play sekarang juga ya!

5 hal di atas harus diketahui dengan baik agar Anda bisa memilih spare part asli ditengah gempuran produk imitasi. Selektif sebelum membeli tentu akan memberikan hasil yang penggantian komponen yang rusak secara sempurna. Kendaraan Yamaha pribadi Anda cenderung lebih awet dan memiliki harga purna jual lebih tinggi.

Waspada Spare Part Imitasi! Intip Tips Memilih Suku Cadang Asli, Yuk! Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Nabiel Seff

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Sobat berkomentar sebanyak-banyaknya dengan syarat :
1. Berkomentar sesuai dengan tema artikel
2. Jangan berkomentar SARA dan Porno
3. Jangan berkomentar menggunakan LINK AKTIF
Berkomentarlah dengan sopan karena komentar sobat tidak akan di moderasi.