Blog tentang Motivasi dan Kata mutiara kehidupan bagi keluarga dan orang tercinta

Sabtu, November 30, 2019

Mayora Peduli Kesehatan Masyarakat Indonesia


Mayora Peduli Kesehatan Masyarakat Indonesia

Untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik lagi, pemerintah dalam hal ini, Kementerian Kesehatan RI secara khusus telah mengingatkan kepada masyarakat Indoesia untuk selalu menjaga kesehatan melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat  (GERMAS).

GERMAS ini sendiri merupakan suatu  tindakan yang sistematis dan juga terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen masyarakat yang ada di Indonesia dengan kesadaran, kemauan dan juga kemampuan berperilaku hidup sehat untuk selalu menjaga dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

GERMAS itu sndiri mengajak para masyarakat untuk selalu membudayakan hidup sehat,  agar  dapat  mengubah kebiasaan-kebiasaan atau pun perilaku yang tidak sehat menjadi lebih sehat.  Kegiatan  utama yang dilakukan dalam rangka Germas adalah : dengan peningkatan aktivitas fisik, peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),  penyediaan pangan yang sehat dan percepatan perbaikan gizi, peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit,  peningkatan kualitas lingkungan, peningkatan edukasi hidup sehat. Pelaksanaan GERMAS ini harus dimulai  dari keluarga kecil terlebih dahulu, karena keluarga merupakan bagian terkecil dari masyarakat yang membentuk kepribadian seseorang

Nah, kali ini siapa yang tidak kenal dengan yang namanya produk-produk sereal sehat dan juga minuman kemasan dari Mayora yang sangat sering kita konsumsi setiap harinya? Seperti salah satunya air minum dalam kemasan Le Minerale. Mayora pun juga ikut berkomitmen untuk terus selalu menghadirkan produk-produk yang sehat bagi masyarakat Indonesia dengan cara mandukung gerakan pemerintah dalam program kampanye Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat).

Menurut dari CEO Mayora itu sendri yaitu Andre Atmadja, dengan pola hidup yang sehat akan dapat meningkatkan produktivitas sumber daya manusia itu sendiri. Melalui Mayora Nutrition, akan terus berfokus dalamk meningkatkan kesejahteraan dan juga kesehatan masyarakat yang ada di Indonesia. Mayora Nutrition juga akan menghadirkan produk sereal dan juga air mineral dalam kemasan yang sehat dan baik untuk tubuh manusia.

Sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap kampanye Germas ini, Mayora juga ikut mengedukasi para konsumennya untuk lebih meningkatkan kesadaran diri dan keluarga untuk terus hidup sehat. Seperti selalu sarapan dengan yang bergizi dan sehat sebelum memulai aktivitas harian yang super padat,selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar, rutin konsumsi air putih setiap hari minimal 2 liter setiap hari untuk mencukupi asupan tubuh, serta rutin memeriksakan kesehatan di pelayanan kesehatan terdekat.

Hal ini akan sejalan dengan langkah-langkah dari pada program kampanye Germas yang diusung oleh pemerintah Kementerian Kesehatan RI yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Terutama akibat adanya perubahan pola hidup masyarakat yang semakin modern..

Minggu, November 24, 2019

Mau Tidak Mual dan Muntah Saat Hamil? Hindari Beberapa Hal Berikut


Mau Tidak Mual dan Muntah Saat Hamil? Hindari Beberapa Hal Berikut
Menjadi ibu hamil mengharuskan Anda untuk siap merasakan mual lebih sering. Untuk mengatasi mual agar tidak terjadi, maka ibu hamil bisa menggunakan Obat mual muntah. Namun, hal tersebut tentu tidak efektif jika kita tidak mengetahui apa saja hal-hal yang bisa menimbulkan rasa mual bagi sang ibu hamil. Berikut ini beberapa bau-bauan yang bisa jadi membuat ibu hamil merasa mual.

Ayam
Bau ayam mungkin terasa menggoda bagi sebagian besar orang. Mulai dari bau ayam yang dijajakan oleh penjual dipinggir jalan sampai bau ayam goreng yang ditawarkan di mall memiliki aroma yang menggugah selera. Tapi, tidak demikian dengan ibu hamil, bau ayam yang begitu menggoda bisa menjadi bau yang tidak diinginkan karena bisa membuatnya jadi semakin mual.

Selain bau amis ayam yang belum diolah, bau ayam yang telah diolah sekalipun bisa membuat ibu hamil merasa mual. Sebab, penciuman ibu hamil tergolong sangat tajam dan bisa bereaksi negative ketika mencium bau ayam yang menggoda. Reaksi mual yang ditunjukkan juga tergolong normal dan perlu dimaklumi meski cukup mengherankan bagi sebagian besar orang.

Hand sanitizer
Menjaga kebersihan merupakan hal yang penting agar kita terhindar dari kotoran yang bisa menyebabkan penyakit. Anda bisa menjaga kebersihan dengan melakukan kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan sebelum makan atau sebelum beraktivitas. Jika tidak menggunakan air, mencuci tangan juga bisa dilakukan dengan menggunakan hand sanitizer.

Meskipun berguna untuk memberantas bakteri jahat dari tubuh kita, sayangnya hand sanitizer bukanlah barang yang ramah bagi ibu hamil. Bau handsanitizer yang cenderung menyengat membuat ibu hamil bisa merasa tidak nyaman dan bereaksi dengan cara mual atau muntah. Untuk itu, agar hal ini tidak terjadi, sebaiknya hindari penggunaan hand sanitizer untuk sementara waktu didekat ibu yang tengah mengandung.

Mengetahui hal-hal yang bisa menyebabkan muntah sangat penting agar ibu hamil tetap terjaga kesehatannya. Untuk itu, ada baiknya ibu hamil rutin membaca info kesehatan agar dapat memahami Penyebab muntah pada anak artikel gue sehat. Selain itu, berjaga-jaga juga dengan menyiapkan obat lacidofil untuk diare sachet di rumah Anda.


Selasa, November 19, 2019

Wanita Wajib Ketahui Gejala Ini Saat Memasuki Usia 40-an

Wanita Wajib Ketahui Gejala Ini Saat Memasuki Usia 40-an

Memasuki usia yang tidak lagi muda, wanita sebaiknya bersiap akan menopause. Menopause adalah waktu yang menandai akhir dari siklus haid. Menopause dapat di diagnosis setelah anda telah 12 bulan tanpa haid. Menopause dapat terjadi pada usia 40-an atau 50-an. Menopause adalah proses biologis alami. Gejala fisik yang mungkin terjadi seperti hot flashes, dan gejala emosional menopause dapat mengganggu waktu anda, menurun kan energi atau mempengaruhi kesehatan emosional. Ada banyak perawatan efektif yang tersedia, mulai dari penyesuaian gaya hidup hingga terapi hormon.

Gejala yang akan terjadi pada bulan-bulan atau tahun-tahun menjelang menopause (pre-menopause), kamu mungkin mengalami tanda-tanda dan gejala-gejala ini periode tidak teratur, vagina kering, hot flashes, berkeringat di malam hari, masalah tidur, perubahan suasana hati, berat badan bertambah dan metabolisme melambat, kulit kering dan rambut rontok, dan berukurang nya kepadatan payudara. Gejala perubahan menstruasi, berbeda pada setiap wanita. Kemungkinan besar, kamu akan mengalami beberapa ketidak beresan dalam periode kamu sebelum berakhir.

Baca Juga : Bahan Alami Ini Ampuh Mengatasi Bau Ketiak

Seringkali, periode menstruasi akan lewat satu bulan dan kembali, atau lewat beberapa bulan dan kemudian memulai siklus bulanan lagi selama beberapa bulan. Haid juga cenderung terjadi pada siklus yang lebih pendek. Meskipun menstruasi tidak teratur, kehamilan dimungkinkan. Jika kamu melewatkan menstruasi tetapi tidak yakin telah memulai transisi menopause, pertimbangkan tes kehamilan.

Saat fase pre-menopause salah satu ritual bulanan bagi banyak wanita selama periode menstruasi adalah kram. Kram ini adalah hasil dari rahim yang berkontraksi untuk mendorong keluar lapisannya. Kram saat haid ini biasa disebut dismenore. Banyak cara mengatasi dismenore. Namun, beberapa wanita secara alami mengalami kram yang lebih menyakitkan dari pada yang lain dan bertanya sakit perut saat haid apakah berbahaya atau tidak? Kondisi kram berlebih bisa menandakan endometriosis, fibroid rahim, dan penyakit radang panggul juga dapat menyebab kan kram yang menyakitkan selama masa reproduksi.

Umumnya, gejala menopause dapat dikelola atau dikurangi dengan menggunakan solusi alami dan penyesuaian gaya hidup. Jika gejala menopause parah atau memengaruhi kenyamanan hidupmu, sebaiknya konsultasikan kedokter.

Baca Juga : Diet Rendah Karbohidrat Dapat Berbahaya Buat Tubuh

Jumat, November 15, 2019

Pentingnya Sabun yang Cocok dengan Kulit Bayi


Pentingnya Sabun yang Cocok dengan Kulit Bayi

Kulit bayi memiliki keistimewaan dibandingkan orang dewasa. Tingkat sensitivitas yang berbeda membuat kulit bayi membutuhkan perawatan khusus. Kulit bayi juga membutuhkan kelembapan lebih dari pada orang dewasa. Jangan sembarangan memakaikan sabun untuk anak Anda jika tak ingin kesehatan kulit sikecil terganggu.

Bayi tak bisa menerima sabun yang terlalu banyak kandungan zat kimia. Maklum, zat-zat kimia tersebut memang di desain untuk kulit orang dewasa. Sabun bayi yang cocok bisa menghindarkan anak Anda dari masalah cradle cap atau kulit bersisik. Sebagai orang tua, Anda tentu tak menginginkan kulit halus anak Anda menjadi bermasalah. Oleh karena itu, pilih sabun bayi yang aman untuk kulit.

Berikut tips memilih sabun bayi yang terbaik untuk anak Anda:

1.      Sabun Bayi Harus Berbahan Alami
Seperti telah disebutkan di atas, bayi tak bisa mentolerir penggunaan zat kimia dalam kadar berlebihan. Sabun bayi dengan bahan alami menjadi solusi paling pas untuk kulit rentan buah hati Anda. Sesuaikan kebutuhan sang bayi, karena bisa jadi ia memiliki alergi dengan bahan alami tertentu. Konsultasi kedokter jika masih belum yakin dengan pilihan Anda.

2.      Sabun Bayi Anti Bakteri
Manfaat utama sabun adalah untuk menghindarkan kulit dari bakteri. Namun buat bayi, anti bakteri saja tidak cukup. Pilih sabun bayi yang mengandung anti bakteri alami dari ekstrak tumbuh-tumbuhan. Selain menjaga kulit dari bakteri, bahan alami juga ramah terhadap kulit sensitif. Sabun bayi aman dan anti bakteri menjadi pilihan ideal buat si kecil.

3.      Kandungan Pewarna dan Pewangi  yang Paling Kecil
Sabun biasa umum nya memakai pewarna dan pewangi tertentu. Hal itu tak cocok untuk kulit bayi dan bisa berakibat pada masalah kesehatan. Periksa kemasan sabun bayi sebelum membelinya, pilih sabun yang kandungan pewarna dan pewangi yang peling minim. Pastikan juga sabun tersebut tak mengandunganti septik, paraben, dan sodium laurethsulphate.

4.      Ada Label Hypoallergenic
Label hypoallergenic artinya produk tersebut aman dan berisiko kecil menyebabkan alergi. Alergi pada kulit bayi bisa berupa ruam, gatal-gatal, dan benjolan. Meski demikian, alergi atau tidaknya sang buah hati juga tergantung pada jenis kulit masing-masing. Cari tahu apakah bayi akan alergi jika terkena bahan-bahan yang ada dalam produk tersebut.

Baca Juga : Cuaca Panas Merupakan Penyebab Utama Biang Keringat